Kontak Kami

( pcs) Checkout

Buka Senin-Jum'at 07.00 s/d 20.00, Sabtu-Minggu 07.00 s/d 19.00
Toko Alat Kesehatan Mastha Medica Menyediakan berbagai macam alat kesehatan, diantaranya : strip cek, alat cek up, kolostomi bag, stetoskop, nebulizer, kursi roda, alat cauter, tongkat kruk, instrumen medis, timbangan, tensimeter, dll. Informasi selengkapnya, klik link berikut http://www.masthamedica.com/ Informasi lainnya, bisa buka link http://alatmediskesehatan.com Kami senang jika bisa melayani Anda Melayani Anda Layaknya Saudara
Beranda » Artikel & Tips Kesehatan » Apa Itu Diabetes Basah dan Diabetes Kering

Apa Itu Diabetes Basah dan Diabetes Kering

Diposting pada 1 February 2020 oleh mastha medica

Masyarakat Indonesia sangat terbiasa mendengar istilah penyakit diabetes basah dan diabetes kering. Meskipun keduanya sama-sama ditujukan untuk penyakit diabetes melitus, namun kondisi ini memiliki perbedaan. Memangnya, apa itu penyakit diabetes kering dan diabetes basah? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini.

Apa itu penyakit diabetes kering dan diabetes basah?

Penyakit diabetes memiliki banyak nama, seperti penyakit gula dan kencing manis. Penyakit ini terjadi akibat kadar gula darah yang tinggi akibat hormon insulin yang tidak bekerja dengan baik atau produksi insulin yang tidak mencukupi kebutuhan.

Padahal, insulin dibutuhkan untuk mengatur gula dalam darah terdistribusikan secara optimal ke sel-sel dan jaringan yang ada di seluruh tubuh sebagai bahan bakar energi. Gula dalam darah (glukosa) yang tidak tersalurkan dengan baik ini akan menumpuk di darah dan menimbulkan gejala pada penderitanya.

Terlepas dari istilah penyakit gula maupun kencing manis, ternyata masyarakat Indonesia juga menyebut kondisi ini dengan istilah penyakit “diabetes kering” dan “diabetes basah”.

Penggunaan kedua istilah tersebut ternyata merujuk pada kondisi luka yang dialami pasien diabetes. “Penderita diabetes kemudian timbul luka memang cenderung basah, tapi yang kering juga merupakan luka,” ujar dr. Wismandari Wisnu, SpPD-KEMD pada CNN.

Dapat disimpulkan bahwa penyakit diabetes kering menandakan luka kering pada pasien diabetes. Sementara penyakit diabetes basah menandakan luka basah (biasanya bernanah) pada pasien diabetes.

Penyakit diabetes basah dan kering bukan istilah medis

Meski sering digunakan, ternyata istilah penyakit diabetes basah maupun kering tidak ada dalam dunia medis.

Dalam dunia medis, hanya ada beberapa jenis diabetes yang paling dikenal adalah diabetes melitus tipe 1, diabetes melitus tipe 2, dan diabetes gestasional, seperti dikutip dari laman American Diabetes Assosiation.

Ada pula ahli kesehatan yang berpendapat bahwa pradiabetes dan diabetes labil juga masuk dalam daftar jenis diabetes. Pembagian klasifikasi diabetes ini ternyata dilihat dari penyebab yang mendasari.

Diabetes melitus tipe 1 terjadi akibat kurangnya produksi hormon insulin yang memadai sehingga membuat gula dalam darah terus menumpuk dan kadarnya terus meninggi. Kemungkinan besar, terganggunya produksi insulin terjadi akibat adanya masalah pada beta pankreas.

Sementara diabetes melitus tipe 2 disebabkan oleh insulin yang tidak berfungsi dengan baik. Meskipun jumlah insulin memadai, bila fungsinya tidak bekerja dengan baik, gula darah tetap akan menumpuk. Pada akhirnya, kondisi ini akan menyebabkan resistensi insulin.

Berbeda lagi dengan diabetes gestasional, yang memang hanya menimpa ibu hamil dan berkaitan erat dengan perubahan hormon di dalam tubuh.

Lain lagi dengan pradiabetes yang menandakan kenaikan gula darah di atas normal yang  belum resmi sebagai diabetes. Kemudian, diabetes labil (brittle diabetes) yang menggambarkan kondisi kadar gula darah yang naik dan turun tidak menentu.

Memahami luka diabetes kering dan basah

luka diabetes

Sudah paham bukan jika penyakit diabetes kering dan basah tidak termasuk jenis diabetes? Jadi, untuk selanjutnya akan lebih baik jika Anda menyebutnya sebagai luka kering dan luka basah pada orang yang memiliki penyakit diabetes.

Pada dasarnya, luka yang sulit sembuh adalah salah satu gejala diabetes. Artinya, orang yang memiliki diabetes akan memakan waktu lebih lama dalam proses penyembuhan luka ketimbang orang yang sehat. Kondisi ini terjadi akibat kadar gula darah yang tinggi.

Nah, agar lebih memahami luka diabetes ini termasuk kering atau basah, mari lihat perbedaannya lebih dalam.

Luka kering pada diabetes

Saat tubuh terluka, proses penyembuhan membutuhkan sirkulasi darah yang lancar pada area luka. Alasannya, karena aliran darah yang lancar memungkinkan sel-sel tubuh yang rusak mendapat oksigen dan nutrisi. Dengan begitu, sel akan meregenerasi diri dengan sel sehat sehingga luka jadi pulih.

Pada pasien diabetes, luka kering terjadi karena adanya kerusakan pembuluh darah akibat gula darah tinggi yang berkepanjangan. Kondisi ini disebabkan sirkulasi darah terganggu.

Jadi, gejala khas dari luka kering pada penderita diabetes adalah proses penyembuhan luka yang lebih lama dari orang sehat. Bila diamati, luka kering pada penderita diabetes tidak menimbulkan gejala luka bernanah.

Luka basah pada diabetes

Luka basah merupakan kondisi lebih lanjut dari luka kering pada penderita diabetes. Ini bisa terjadi karena luka kering tidak diobati dengan tepat atau kadar gula darah pasien diabetes yang terus tinggi sehingga menghambat proses penyembuhan.

Luka diabetes basah ditandai dengan munculnya nanah dan ini merupakan gejala yang khas dari luka basah. Munculnya nanah, menandakan luka diabetes telah terinfeksi oleh bakteri.

Selain itu, gejala khas dari diabetes basah yang perlu diwaspadai adalah proses penyembuhan yang jauh lebih lama dibanding luka kering. Pada beberapa kasus, infeksi luka yang sulit sembuh dapat menyebar ke area lain sehingga harus dilakukan tindakan amputasi.

Mencegah luka diabetes bertambah parah

kesehatan kaki

Luka pada diabetes memang sulit sembuh. Agar tidak berkembang menjadi luka kering maupun basah, pasien diabetes harus mencegah munculnya luka, terutama pada kaki.

Berikut ini beberapa tips menghindari terjadinya luka kering maupun basah pada pasien diabetes, di antaranya:

  • Rajin membersihkan kaki setiap hari. Ketimbang menggosok, lebih baik memijat dan mengusap pelan kulit kaki saat dibersihkan.
  • Setelah dibersihkan, keringkan kaki dengan handuk lembut. Caranya, keringkan dengan ditepuk-tepuk pelan.
  • Tidak membiarkan kaki basah dalam waktu lama
  • Hindari berjalan tanpa alas kaki, terutama di luar rumah
  • Pakai sepatu yang nyaman, yakni sesuai dengan ukuran kaki
  • Potong kuku kaki dan tangan secara rutin, namun hindari memotong kutikula kuku
  • Lakukan pemeriksaan kaki secara rutin pada dokter yang menangani kondisi Anda

Meski sudah menerapkan tips di atas, risiko terjadinya luka kering maupun basah pada pasien diabetes tetap ada. Bila pasien diabetes mengalami luka, segera lakukan hal ini agar kondisinya tidak semakin bertambah parah. Perawatan luka diabetes yang bisa Anda lakukan, antara lain:

Rutin diobati

Jika sudah terluka, pasien diabetes perlu merawat luka tersebut dengan baik. Pasien perlu membersihkan luka dan menutupinya dengan perban bersih.

Baiknya, Anda memakai kaus kaki jika menggunakan sepatu. Namun, sesekali buka sepatu dan kaus kaki agar kulit juga bisa bernapas dan tidak lembap.

Konsultasi ke dokter

Bila luka diabetes kering yang Anda alami tidak pulih dalam beberapa minggu, terus menyebar, terasa sakit, dan menyakitkan, segera periksa ke dokter. Semua gejala tersebut bisa menandakan luka kering telah berkembang menjadi luka basah akibat infeksi.

Umumnya, luka akan diobati dengan krim atau salep antibiotik. Jangan sepelekan luka ini karena bisa bertambah parah dan berakhir dengan tindakan amputasi.

Menjaga kadar gula darah tetap normal

Merawat luka diabetes, baik kering maupun basah tidak hanya lewat obat antibiotik saja. Pasien diabetes perlu menjaga kadar gulanya tetap normal karena ini menjadi salah satu faktor untuk mendukung proses penyembuhan luka.

Kadar gula yang normal bisa diraih dengan menerapkan pola hidup yang sehat, seperti menjaga pola makan tetap sehat, rutin olahraga, tidur dan cukup minum, dan minum obat diabetes sesuai anjuran dokter.

Semoga Bermanfaat !

alattesguladarah.net menjual alat cek up untuk mengetahui kadar gula darah dalam tubuh dengan harga murah dan kualitas terbaik.

Cara pemesanan, klik link disini 

Bagikan informasi tentang Apa Itu Diabetes Basah dan Diabetes Kering kepada teman atau kerabat Anda.

Apa Itu Diabetes Basah dan Diabetes Kering | Mastha Medica

Belum ada komentar untuk Apa Itu Diabetes Basah dan Diabetes Kering

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 36%
Rp 90.000 Rp 140.000
Ready Stock
SIDEBAR
})